STIS DARUSSALAM BERMI GELAR YUDISIUM ANGKATAN V TAHUN AKADEMIK 2025/2026

Gerung – Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Darussalam Bermi menyelenggarakan Yudisium Angkatan V Tahun Akademik 2025/2026 dengan mengusung semangat perjuangan, pengabdian, dan tanggung jawab keilmuan. Sebanyak 29 mahasiswa dari Program Studi Perbandingan Mazhab dan Program Studi Hukum Tatanegara mengikuti kegiatan yudisium yang berlangsung khidmat dan penuh haru.

Kegiatan diawali dengan pembukaan, pembacaan Kalam Ilahi, serta pembacaan Doa Mustajab Karangan Almarhum TGH. Arridwanullah Attauhidy. Selanjutnya, laporan pelaksanaan kegiatan disampaikan oleh Ketua Panitia, Muh. Rizal Hamdi, M.H.

Dalam sambutan pertamanya, Ketua STIS Darussalam Bermi, Idul Adnan, M.H., menegaskan bahwa ada perjuangan panjang di balik setiap gelar akademik yang akan disandang oleh para lulusan. Menurutnya, keberhasilan yang diraih hari ini bukanlah sesuatu yang datang dengan mudah, melainkan hasil dari proses panjang yang diwarnai pengorbanan, ketekunan, dan berbagai tantangan.

“Ada perjalanan panjang di balik gelar akademik yang akan saudara sandang. Ada yang harus meninggalkan keluarga untuk menuntut ilmu. Ada yang membagi waktu antara pekerjaan, tanggung jawab keluarga, dan perkuliahan. Ada yang harus menempuh perjalanan jauh dari Sekotong ke Bermi, dari Pujut ke Bermi untuk menghadiri perkuliahan. Ada pula yang pernah mengalami kesulitan ekonomi, keterbatasan fasilitas, bahkan mungkin pernah berpikir untuk berhenti di tengah jalan,” ungkap Idul Adnan.

Ia juga menggambarkan berbagai dinamika kehidupan akademik yang telah dilalui mahasiswa, mulai dari menyelesaikan tugas hingga larut malam, menghadapi revisi berkali-kali, hingga menjalani proses bimbingan dengan dosen. Dengan nada humor, ia menyampaikan bahwa mungkin ada mahasiswa yang ketika mendengar kata revisi, jantungnya berdetak lebih cepat daripada meteor yang jatuh dari langit. Namun demikian, menurutnya, seluruh pengalaman tersebut merupakan bagian dari perjuangan yang harus disyukuri dan menjadi bekal berharga dalam menghadapi kehidupan setelah menyelesaikan pendidikan.

Sementara itu, sambutan kedua disampaikan oleh Ketua Harian Yayasan Darussalam Bermi, Ust. H. Jumaidi, S,Pd.I Dalam sambutannya, ia menyampaikan pesan menarik mengenai tiga tipe alumni yang perlu menjadi bahan renungan bagi para lulusan. Pertama, alumni mutasshil, yakni alumni yang tetap terhubung dan menjaga silaturahmi dengan almamater. Kedua, alumni munfashil, yakni alumni yang mulai terpisah atau menjauh dari hubungan dengan kampus. Ketiga Munqothi (terputus), alumni yang melupakan almamater, yaitu mereka yang setelah menyelesaikan pendidikan tidak lagi mengingat kampus yang telah menjadi bagian dari perjalanan akademiknya.

Melalui pesan tersebut, ia mengingatkan bahwa hubungan antara alumni dan kampus tidak semestinya berakhir setelah mahasiswa dinyatakan lulus. Sebaliknya, para alumni diharapkan tetap menjaga hubungan baik, membangun komunikasi, serta ikut berkontribusi dalam mendukung kemajuan STIS Darussalam Bermi.

Acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) Yudisium dan pengumuman lulusan terbaik dari masing-masing program studi, yakni Program Studi Perbandingan Mazhab dan Program Studi Hukum Tatanegara. Pembacaan SK dan pengumuman lulusan terbaik disampaikan oleh Wakil Ketua I, Dr. Suarjana, M.H.

Rangkaian kegiatan selanjutnya diisi dengan sesi foto bersama seluruh peserta yudisium dan pimpinan kampus, kemudian ditutup dengan penuh rasa syukur. Pelaksanaan Yudisium Angkatan V Tahun Akademik 2025/2026 ini menjadi momentum penting bagi STIS Darussalam Bermi dalam mengantarkan 29 lulusan menuju babak baru kehidupan akademik dan sosial. Para lulusan diharapkan tidak hanya membawa gelar akademik, tetapi juga membawa nilai-nilai keilmuan, integritas, tanggung jawab, dan semangat pengabdian di tengah masyarakat.

Sebagaimana pesan yang disampaikan Ketua STIS Darussalam Bermi, gelar akademik bukan sekadar tanda keberhasilan menyelesaikan pendidikan, tetapi juga amanah untuk mengamalkan ilmu dan memberikan manfaat bagi sesama.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *